Sabtu, 09 April 2011

kelemahan DBMS

Keunggulan dan Kelemahan DBMS

Keunggulan:

1. Pengendalian terhadap redudansi
2. Konsistensi data
3. Informasi yang lebih banyak yang dapat dibentuk dari data tersimpan yang sama
4. Pemakaian bersama
5. Peningkatan integritas
6. Pemaksaan terhadap standar
7. Skala ekonomi
8. Penyeimbangan kebutuhan-kebutuhan sumber daya yang terbatas
9. Peningkatan pengaksesan dan daya tanggap
10. Peningkatan produktifitas
11. Peningkatan pemeliharaan lewat ketidakbergantungan
12. Peningkatan konkurensi
13. Peningkatan layanan backup dan pemulihan data

Kelemahan:

1. Kompleksitas yang tinggi
2. Ukuran perangkat lunak yang besar
3. Ongkos pengadaan, operasi dan perawatan, konversi dari sistem lama ke sistem baru
4. Kinerja yang rendah bila tidak mampu menggunakan dengan optimal
5. Dampak yang tinggi bila terjadi kegagalan

Sumber:
Hariyanto, Bambang, "Sistem Manajemen Basisdata", Informatika, Bandung : 2004

Database Management System (DBMS)
by andika on July 15th, 2010
Database Management System (DBMS) adalah sistem software yang membolehkan user untuk mendeskripsikan, membuat, memelihara dan memberikan kontrol akses ke database. DBMS memberikan fasilitas berikut:
• Mengijinkan user untuk mendefinisikan database, melalui Data Definition Language (DDL). DDL mengijinkan user menspesifikasikan struktur dan tipe data dan batasan data untuk disimpan di database.
• Mengijinkan user untuk memasukkan (insert), mengupdate (update), menghapus (delete) dan mendapatkan data dari database, melalui Data Manipulation Language (DML). Sebagai pusat penyimpanan untuk semua data mengijinkan DML untuk memberikan query ke data, yang disebut bahasa query, yang lebih dikenal dengan Structured Query Language (SQL).
• Memberikan kontrol untuk akses ke database. Misal,
- security system, yang mencegah user yang tidak diberi kuasa untuk mengakses database
- integrity system, yang memelihara penyimpanan data
- mengijinkan share akses ke database
- user-accessible katalog, yang terdapat deskripsi data dalam database
Keunggulan DBMS
-Kontrol kelebihan data
Membuang kelebihan dengan menggabungkan file sehingga data yang sama tidak disimpan.
-Konsistensi data
Jika data disimpan lebih dari sekali dan sistem mengetahuinya, sistem dapat memastikan bahwa semua salinan tetap disimpan.
-Banyak informasi dari data yang sama
Dengan penggabungan dari data operasional, mungkin bisa organisasi untuk memperoleh informasi tambahan dari data yang sama.
-Sharing data
Memungkinkan untuk sharing data ke user yang berhak
-Bertambahnya integritas data
-Bertambahnya keamanan data
Akses untuk user yang berhak dibatasi oleh tipe operasi (delete, insert, update)
-Sesuai dengan standard
Integration (penggabungan) mengijinkan database administrator untuk mendefinisikan dan menjalankan standar yang perlu
-Skala ekonomi
Penggabungan data operasional suatu organisasi ke dalam satu database, dan membuat aplikasi yang dapat bekerja dalam satu sumber data, dapat menghemat biaya.
-Menyeimbangi dengan kebutuhan yang berbeda
Setiap user mempunyai kebutuhan yang mungkin berbenturan dengan kebutuhan user yang lain. Selama database dibawah kontrol database administrator, database administrator dapat membuat keputusan design dan operasional database yang memberikan yang terbaik untuk seluruh user
-Peningkatan kemampuan akses dan reaksi
Memberikan sistem dengan lebih banyak kemampuan kepada user
-Peningkatan produktivitas
-Peningkatan pemeliharaan
-Layanan backup dan recovery
Memberikan perlindungan data dari kerusakan sistem komputer atau program aplikasi, dengan backupdata.
Kelemahan DBMS
-Rumit
Mempunyai kemampuan yang kita harapkan membuat DBMS software yang rumit
-Ukuran
Karena kemampuannya, membuat DBMS menjadi software yang berukuran besar
-Biaya DBMS
Harga DBMS bervariasi, tergantung fungsi yang diberikan. Misal, single-user DBMS untuk personal computer mungkin hanya 100 dollar, tetapi untuk DBMS yang menservice ratusan user bisa sangat mahal, sampai ratusan ribu hingga jutaan dollar.
-Performa
DBMS memenuhi beberapa aplikasi, akibatnya mungkin tidak berjalan dengan cepat
-Pengaruh kerusakan lebih besar
Ketika semua user dan aplikasi memakai DBMS, kerusakan beberapa komponen dapat menghentikan operasi
Referensi :
Thomas Connolly – Carolyn Begg, DATABASE SYSTEMS

Apa Itu 7 Layer OSI dalam Jaringan ?
Posted by kang deden pada 13 November, 2007

Pengantar Model Open Systems Interconnection(OSI)
Model Open Systems Interconnection (OSI) diciptakan oleh International Organization for Standardization (ISO) yang menyediakan kerangka logika terstruktur bagaimana proses komunikasi data berinteraksi melalui jaringan. Standard ini dikembangkan untuk industri komputer agar komputer dapat berkomunikasi pada jaringan yang berbeda secara efisien.

Model Layer OSI


Terdapat 7 layer pada model OSI. Setiap layer bertanggungjawwab secara khusus pada proses komunikasi data. Misal, satu layer bertanggungjawab untuk membentuk koneksi antar perangkat, sementara layer lainnya bertanggungjawab untuk mengoreksi terjadinya “error” selama proses transfer data berlangsung.
Model Layer OSI dibagi dalam dua group: “upper layer” dan “lower layer”. “Upper layer” fokus pada applikasi pengguna dan bagaimana file direpresentasikan di komputer. Untuk Network Engineer, bagian utama yang menjadi perhatiannya adalah pada “lower layer”. Lower layer adalah intisari komunikasi data melalui jaringan aktual.

“Open” dalam OSI
“Open” dalam OSI adalah untuk menyatakan model jaringan yang melakukan interkoneksi tanpa memandang perangkat keras/ “hardware” yang digunakan, sepanjang software komunikasi sesuai dengan standard. Hal ini secara tidak langsung menimbulkan “modularity” (dapat dibongkar pasang).

Modularity
“Modularity” mengacu pada pertukaran protokol di level tertentu tanpa mempengaruhi atau merusak hubungan atau fungsi dari level lainnya.
Dalam sebuah layer, protokol saling dipertukarkan, dan memungkinkan komunikasi terus berlangsung. Pertukaran ini berlangsung didasarkan pada perangkat keras “hardware” dari vendor yang berbeda dan bermacam-macam alasan atau keinginan yang berbeda.
Modularity

Seperti contoh Jasa Antar/Kurir. “Modularity” pada level transportasi menyatakan bahwa tidak penting, bagaimana cara paket sampai ke pesawat.

Paket untuk sampai di pesawat, dapat dikirim melalui truk atau kapal. Masing-masing cara tersebut, pengirim tetap mengirimkan dan berharap paket tersebut sampai di Toronto. Pesawat terbang membawa paket ke Toronto tanpa memperhatikan bagaimana paket tersebut sampai di pesawat itu.
7 Layer OSI
Model OSI terdiri dari 7 layer :
• Application
• Presentation
• Session
• Transport
• Network
• Data Link
• Physical
Apa yang dilakukan oleh 7 layer OSI ?


Ketika data ditransfer melalui jaringan, sebelumnya data tersebut harus melewati ke-tujuh layer dari satu terminal, mulai dari layer aplikasi sampai physical layer, kemudian di sisi penerima, data tersebut melewati layer physical sampai aplikasi. Pada saat data melewati satu layer dari sisi pengirim, maka akan ditambahkan satu “header” sedangkan pada sisi penerima “header” dicopot sesuai dengan layernya.
Model OSI
Tujuan utama penggunaan model OSI adalah untuk membantu desainer jaringan memahami fungsi dari tiap-tiap layer yang berhubungan dengan aliran komunikasi data. Termasuk jenis-jenis protoklol jaringan dan metode transmisi.
Model dibagi menjadi 7 layer, dengan karakteristik dan fungsinya masing-masing. Tiap layer harus dapat berkomunikasi dengan layer di atasnya maupun dibawahnya secara langsung melalui serentetan protokol dan standard.



Model OSI Keterangan

Application Layer: Menyediakan jasa untuk aplikasi pengguna. Layer ini bertanggungjawab atas pertukaran informasi antara program komputer, seperti program e-mail, dan service lain yang jalan di jaringan, seperti server printer atau aplikasi komputer lainnya.

Presentation Layer: Bertanggung jawab bagaimana data dikonversi dan diformat untuk transfer data. Contoh konversi format text ASCII untuk dokumen, .gif dan JPG untuk gambar. Layer ini membentuk kode konversi, translasi data, enkripsi dan konversi.

Session Layer: Menentukan bagaimana dua terminal menjaga, memelihara dan mengatur koneksi,- bagaimana mereka saling berhubungan satu sama lain. Koneksi di layer ini disebut “session”.

Transport Layer: Bertanggung jawab membagi data menjadi segmen, menjaga koneksi logika “end-to-end” antar terminal, dan menyediakan penanganan error (error handling).

Network Layer: Bertanggung jawab menentukan alamat jaringan, menentukan rute yang harus diambil selama perjalanan, dan menjaga antrian trafik di jaringan. Data pada layer ini berbentuk paket.

Data Link Layer: Menyediakan link untuk data, memaketkannya menjadi frame yang berhubungan dengan “hardware” kemudian diangkut melalui media. komunikasinya dengan kartu jaringan, mengatur komunikasi layer physical antara sistem koneksi dan penanganan error.

Physical Layer: Bertanggung jawab atas proses data menjadi bit dan mentransfernya melalui media, seperti kabel, dan menjaga koneksi fisik antar sistem.
Sumber : http://mudji.net

1 komentar:

  1. Sands Casino, LLC
    This is a large-scale, two-story high-rise building in Las septcasino Vegas, 메리트카지노 Nevada. It's located at the northeast end choegocasino of the Strip near the Las Vegas Strip and is connected to Sands

    BalasHapus